Purworejo.rilisjateng.com – Antusiasme masyarakat mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026, di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026) malam.
Ribuan warga dari berbagai daerah hadir bersama para kafilah dari seluruh Indonesia, termasuk 3 orang perwakilan dari Purworejo dalam MTQ Nasional tahun ini, yaitu Fayza Elya Sabrina dan Jihan Hasna Shabrina pada Cabang Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), serta Abdul Khalim pada Cabang Kaligrafi Kontemporer.
MTQ Nasional 2026 dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Pratikno, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad, Wakil Gubernur sekaligus Ketua LPTQ Jateng Taj Yasin Maimoen, serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.
Dalam kegiatan itu, ribuan masyarakat tidak hanya turut mengikuti penyanyian Mars MTQ secara serentak, tetapi juga menikmati berbagai penampilan kesenian daerah, serta menyimak pembacaan ayat-ayat Al-Quran.
Penyanyian Mars MTQ sekaligus mencatatkan rekor Muri dengan melibatkan 25.000 orang lebih secara luring dan daring. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, pelajar, santri, guru, hingga masyarakat umum.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Menurutnya, MTQ Nasional memiliki makna lebih luas dari sekadar perlombaan membaca dan menghafalkan Al-Quran.
Ajang ini menjadi ruang yang mempertemukan dan menyatukan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran sejumlah kepala daerah nonmuslim, seperti Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng.
“MTQ ini tidak hanya lomba membaca dan menghafalkan Alquran, tetapi di dalamnya mempunyai makna sebagai pesta rakyat yang menyatukan masyarakat lintas agama maupun di lintas latar belakang,” ungkap Luthfi.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Nasional, Abu Rokhmad mengatakan, MTQ Nasional 2026 diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi yang berlaga dalam delapan cabang lomba, 24 golongan, dan 48 kategori musabaqah. Penilaiannya melibatkan 155 dewan hakim profesional, yang telah mengikuti tahapan sesuai standar.
Kompetisi berlangsung hingga 20 September 2026, di 12 venue yang tersebar di Kota Semarang. Cabang perlombaan mencakup berbagai kategori usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, serta tilawah dan tafsir dalam tiga bahasa. Adapun kategori hafalan mulai dari satu hingga 30 juz.(***)
